a Joyful Path to AWARENESS 
 
 
 
 
 
NEW !!!
Home
Newsflash
About Bening
FAQs
Contact Us
Search
Links
Feedbacks
Google
We have 5 guests online
Visitors: 151913
Home arrow Books arrow [Resensi # 1 EDENSOR] Mimpi – Mimpi menuju EDENSOR

[Resensi # 1 EDENSOR] Mimpi – Mimpi menuju EDENSOR PDF Print E-mail
Saturday, 08 March 2008

ImageJudul: EDENSOR [Buku ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi]

Penulis: Andrea Hirata

Penerbit: Bentang

Kehidupan masa kecil di Belitong telah meninggalkan bekas yang mendalam bagi seorang Andrea Hirata, tokoh utama sekaligus penulis buku ini. Pertemuannya dengan Weh, seorang pelaut kapal kecil di kampungnya, telah membuat dirinya bangga sebagai laki-laki, sebagai navigator alam. Bagaimana Iamengenang malam itu, malam dimana Weh mengajarkan cara membaca petunjuk alam. Dengan menggambari langit, Andrea terkagum-kagum kepada alam semesta.

Bagaimana Ia harus mencari sendiri sebuah nama sebagai pengganti namanya yang harus diganti. Dan Ia telah menemukan nama itu, mengadopsi nama seorang wanita Italia, Andrea Galliano yang mengancam bunuh diri apabila Elvis Presley tidak membaca suratnya. Dan tahukah Anda dimana dia menemukan nama itu? Nama itu tertulis pada sebuah artikel di majalah yang Ia baca.

Pengalaman – pengalaman di atas adalah beberapa mimpi yang telah dialami oleh seorang Andrea Hirata. Bagaimana Ia teringat pengalaman masa kecilnya ketika dia menjadi seorang backpacker. Baginya, pengalaman masa kecil di sebuah kampung di Belitong telah membawa dirinya menikmati menjadi seorang backpacker di daratan Eropa dan Afrika.

Dan kecintaanya pada seorang wanita keturunan cina, Njoo Xian Ling juga turut Ia bawa serta dalam perjalanan itu. Kemana-mana Ia akan menemui seseorang yang bernama A Ling yang telah Ia dapatkan melalui internet. Itu semua Ia lakukan demi menghabisi rasa penasarannya dimana A Ling berada, seperti apakah A Ling kini. Keinginannya bertemu A Ling dihidupi oleh kenangan indah pada saat Ia menaiki komedi putar bersama A Ling dan sebuah buku, kado dari A Ling.

Dan pada akhirnya, pada sebuah perjalanan di Inggris yang tidak Ia rencanakan, dirinya terpaku pada suatu lukisan hidup, seperti lukisan yang ada di buku novel, kado dari A Ling. Andrea telah berada di sebuah tempat bernama EDENSOR, Inggris.

Semua cerita yang terdapat dalam buku ketiga dari tetralogi laskar pelangi adalah simpul dari impian penulis pada masa kecil. Dan telah Ia alami sewaktu menjadi seorang backpacker di dua benua. Di resensi ke satu dari buku ini saya menyuguhkan, bagaimana seorang Andrea Hirata menceritakan pengalmannya mengalami hal – hal baru dan bahkan hal – hal yang telah Ia lakukan dulu yang kini mengalami ujung peristiwanya. Seperti pada saat Ia bertemu, bersalaman dan beramah tamah dengan Andrea Galliano [pemilik nama yang telah Ia pilih sendiri semasa kecil], pada sebuah pembukaan museum khusus Elvis Presley. Serta bagaimana Ia akhirnya sampai di daratan bernama Edensor, sebuah tempat yang dulu hanya dilukiskan keindahannya oleh A Ling, seseorang yang telah memberi kekuatan dalam perjalanannya.

Penulis Resensi: Sinyo

 
< Prev   Next >
 
 
Admins say:

Any comment?
Suggestion?
Or you want to share
just any idea
and post it in this site?
Write to
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
*****
You don't have to LOGIN
There's nothing precious.
 
*****
 





Lost Password?
No account yet? Register
the_lang_steps_at_edinburgh_castle.jpg